Yustian Online » Cerita Pendek
Bulanku – Cerpen Anak Bangsa
By Yustian M.N Aku duduk di atas atap rumah. Memandangi purnama yang kian memerah. Awan-awan tertiup angin seolah berenang di lautan angkasa. Sambil lalu kupetik dawai gitar tuaku. Kualunkan melodi-melodi sendu. Suasana malam semakin menyelimuti hatiku. Anganku terbawa melayang-layang. Malam ini sungguh keramat bagiku. Karena di hari yang sama, di malam yang sama, setahun yang lalu aku masih bersamanya. Bercengkrama ria di tempat ini. Ditatap bulan, diiringi lantunan senar gitarku. Persis seperti saat ini. Namun sekarang aku sendiri. Kubuka buku harianku. Kulihat fotonya tersenyum begitu manis. Di belakangnya masih tertulis sebuah puisi singkat yang kutuliskan setahun lalu, sambil kupandanginya yang tersipu saat itu. Malam ini bulan memang menakjubkan Tak kupungkiri dia menerangi malam Tak kuingkari dialah dewi malam Tapi aku bukan malam Hanya satu cahaya yang dapat terangiku Hanya satu pesona yang menjadi dewiku Hanya dirimu…. Aku tertegun setiap … Read entire article »
Filed under: Cerita Pendek



