Upgrade Mimpi Kita

Dreams Road Sign

Ketika itu perjalanan saya di dalam mobil berdua dengan seorang sahabat, dengan wajah lesu dan tak bersemangat saya melontarkan sebuah kata “males”. Sahabat saya yang sedang berpuasa daud hari itu langsung mengatakan sebuah kalimat yang membuat mata terbelalak. Kata – kata itu singkat tapi bermakna “Berarti mimpi kamu terlalu rendah!”

What the f**k orang ini? Itu lah yang menyadarkanku seketika, saat itu pula aku menjadi ingat. Ingat dengan sejuta harap yang aku kumpulkan sebelum jutaan langkahku menuju tempat ini. Saat aku masih berpikir bagaimana mengatur dana kehidupan untuk bertahan. Dan apakah mimpiku hanya untuk sampai pada tempat dan saat ini?

Benar sekali kalimat itu. Mimpiku memang harus di upgrade. Jiwa malas sudah merasuki ketika kita telah mencapai apa yang kita ingini. Dan itu akan membuat kita terlihat buruk. Maka dari itu kawan, mari kita selalu update mimpi-mimpi kita. Karena Tuhan sudah mengamanahkan matahari menyinari kita, malam membelai lelap kita, udara menghidupi kita, dan bumi yang memanjakan kita. Apa lagi coba?

Hancurkan saja rasa malas itu dengan mimpi-mimpi mu. Jika itu memang sesuatu yang berharga, maka patutlah untuk kita perjuangkan. Sekuat apa? itulah nilainya seberapa berharganya mimpi kita kawan…

Yang berharga itu apa? Itu sangat subjektif sekali. Bisa jadi itu hanyalah “cinta” yang buat orang lain sesuatu yang melo dan nggak penting. Bisa pula itu sebuah gelar yang tak berkaitan sama sekali dengan materi-materi duniawi tapi kebanggaan. Bisa pula itu adalah penyempurnaan kehidupan kapitalis kita…

Whatever.. ini saatnya tidak merendahkan mimpi…

< Previous Article
My Life is Simple!

Leave A Response